Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi Usai Tabrakan dengan BMW, Ini Penjelasan Resmi Jetour Indonesia

Insiden kecelakaan yang melibatkan Jetour T2 dan BMW di Tol Jagorawi menjadi perhatian publik. Peristiwa yang terjadi di KM 31 Tol Jagorawi arah Jakarta tersebut berujung pada kondisi Jetour T2 yang terbakar usai menghantam pembatas jalan. Menanggapi hal ini, PT Jetour Sales Indonesia akhirnya buka suara dan menegaskan bahwa proses investigasi masih berlangsung.

Jetour Indonesia Pastikan Investigasi Masih Berjalan

PT Jetour Sales Indonesia menyatakan telah mengetahui insiden kecelakaan tersebut yang terjadi pada 1 Februari 2026. Hingga kini, pabrikan asal Tiongkok itu masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab teknis dan kronologi lengkap dari kejadian yang membuat SUV Jetour T2 terbakar.

President Director PT Jetour Sales Indonesia, Peter Zhang, menjelaskan bahwa pihaknya akan menyampaikan informasi resmi setelah proses investigasi selesai.

“Hingga saat ini, penyebab teknis dan kronologi lengkap kejadian masih dalam proses investigasi lebih lanjut. Jetour Indonesia akan menyampaikan hasilnya setelah proses penanganan dan investigasi dinyatakan selesai,” ujar Peter Zhang dalam keterangan resminya.

Keselamatan Konsumen Jadi Prioritas Utama

Jetour Indonesia menegaskan bahwa mereka tidak tinggal diam atas insiden yang menimpa konsumennya. Fokus utama perusahaan saat ini adalah kondisi kesehatan seluruh korban yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Korban Sudah Mendapat Penanganan Medis

Menurut Peter Zhang, seluruh individu yang terlibat telah mendapatkan penanganan medis, dan Jetour Indonesia terus memantau perkembangan kondisi mereka secara menyeluruh.

“Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama Jetour Indonesia. Saat ini, individu-individu terkait telah mendapatkan penanganan medis. Jetour Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi secara menyeluruh,” lanjutnya.

Kronologi Kecelakaan Versi Kepolisian

Sementara itu, Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, membeberkan kronologi awal kecelakaan berdasarkan laporan di lapangan. Kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan melaju menuju arah Jakarta.

BMW Menyalip dari Kiri, Jetour T2 Hantam Guardrail

Menurut Jajuli, kecelakaan bermula saat BMW mencoba menyalip Jetour T2 dari sisi kiri. Manuver tersebut membuat Jetour T2 kehilangan kendali hingga menghantam pembatas jalan.

“Kendaraan 1 (Jetour) berjalan di bahu kiri, kemudian datang kendaraan 2 (BMW) dari lajur 2 hendak menyalip dari bahu kiri, lanjut menabrak bagian kanan kendaraan 1 yang mengakibatkan kendaraan 1 terpental ke kiri menabrak guardrail lanjut terbakar,” jelas Jajuli.

Tak lama setelah menghantam guardrail, Jetour T2 dilaporkan terbakar.

Jetour Imbau Publik Tak Berspekulasi

Di tengah ramainya pembahasan di media sosial, Jetour Indonesia mengimbau masyarakat untuk tidak membuat spekulasi liar terkait penyebab kebakaran sebelum hasil investigasi resmi diumumkan.

Komitmen Transparansi dan Standar Global

Jetour Indonesia juga menegaskan bahwa mereka bekerja sama dengan pihak kepolisian dan instansi terkait agar seluruh informasi yang disampaikan bersifat transparan dan terverifikasi sesuai standar global.

“Jetour Indonesia bekerja sama dengan pihak terkait lainnya untuk memastikan seluruh informasi yang diperoleh bersifat lengkap dan terverifikasi,” kata Peter Zhang.

“Perusahaan mendukung sepenuhnya proses investigasi yang sedang berjalan dan akan mengambil langkah tindak lanjut yang diperlukan sesuai dengan standar dan prosedur global setelah hasil resmi tersedia,” tambahnya.

Jetour pun meminta publik untuk menunggu hasil investigasi resmi dan hanya merujuk pada informasi yang telah dikonfirmasi oleh pihak berwenang serta Jetour Indonesia.

Credit: Instagram lbj_jakarta

Christian David
Content Writer & Car Enthusiast.

Eksplorasi konten lain dari Teman Mobil

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca