PT Handal Indonesia Motor (HIM) akan memasarkan enam merek mobil baru lagi di Indonesia pada tahun 2025. Merek-merek ini akan melakukan perakitan lokal di fasilitas HIM. Enam merek baru ini terdiri dari berbagai jenis mobil, termasuk mobil dengan mesin pembakaran internal (konvensional/ICE) dan mobil listrik. ongkie Sugiarto, Wakil Komisaris Utama HIM, menyampaikan informasi ini di ICE BSD, Tangerang. PT HIM mengoperasikan pabrik seluas 12 hektare di Pondok Ungu, Bekasi. Dari pabrik yang akan di operasikan kapasitas produksi 30 ribu unit per tahun dan saat ini sedang membangun pabrik baru.

Memperluas Jaringan Pabrik
Jongkie menjelaskan bahwa pihaknya akan mengatur pembagian produksi antara pabrik lama dan pabrik baru. Pabrik baru akan memproduksi kendaraan dengan bodi yang sudah melalui proses pengecatan. Manajemen akan menyesuaikan pembagian produksi dengan kebutuhan masing-masing merek dan model kendaraan. Fasilitas produksi HIM berlokasi di Integrated Industrial Park (IIP) Karawang, Jawa Barat, dengan luas lahan mencapai 38 hektare. PT HIM menargetkan kapasitas produksinya hingga 90 ribu unit per tahun.

Jongkie mengungkapkan bahwa pabrik akan mulai beroperasi pada Februari atau Maret untuk memproduksi model dengan bodi yang sudah dicat. Hal ini karena pembangunan fasilitas pengecatan baru akan selesai pada bulan Juli. Setelah itu pabrik siap melakukan proses perakitan dan pengecatan kendaraan. Beberapa merek sudah melakukan perakitan Completely Knocked Down (CKD) dan Semi Knocked Down (SKD) di PT HIM. PT Handal Indonesia Motor (HIM) telah merakit merek Chery, Neta, dan yang terbaru Jetour, dengan model seperti Chery Tiggo, Omoda, dan Neta V-II.


Merek Xpeng Akan Hadir di Indonesia?
Namun, Jongkie belum bersedia mengungkapkan secara rinci enam merek lainnya. Meski begitu, menurut laporan menduga tiga merek, yakni Geely, Zeekr, dan Xpeng, akan menjadi yang pertama memanfaatkan fasilitas perakitan di Handal. Erajaya Active Lifestyle (ERAL) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) melakukan kehadiran Xpeng Motors di Indonesia melalui kerja sama. Erajaya Active Lifestyle dan Xpeng mengumumkan kerja sama ini setelah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, dan Alex Tang, selaku Head of International Division of Sales and Service dari Xpeng.

Handal telah lama berkiprah di industri otomotif. Perusahaan ini awalnya berdiri pada tahun 1975 dengan nama PT Zastam Motor Indonesia dan merakit berbagai model Nissan. Pada tahun 2000, nama perusahaan berubah menjadi PT Hyundai Indonesia Motor. Model terakhir yang dirakit oleh perusahaan tersebut adalah Hyundai H-1, sebelum akhirnya berganti nama menjadi PT Handal Indonesia Motor dan mulai fokus memproduksi kendaraan dari berbagai merek asal Tiongkok hingga saat ini.
Kesimpulan
Tahun 2025 akan menjadi momen menarik bagi industri otomotif Indonesia. Kehadiran merek-merek baru ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen dan mendorong perkembangan teknologi kendaraan, khususnya di sektor mobil listrik. Jadi, siap-siaplah untuk melihat inovasi terbaru di jalanan Indonesia!
Baca juga: Mobil Listrik di Indonesia Tahun 2025, Bakal Ada Mobil Apa Aja?






Leave a Reply