
Image: Aion
Mobil listrik semakin populer di Indonesia. Konsumen kini tidak hanya melihat tampilan dan performa, tetapi juga efisiensi energi. Dalam artikel kali ini, kita akan membandingkan dua SUV listrik populer asal Tiongkok, yaitu Aion V dan BYD Atto 3. Keduanya menawarkan performa yang mirip di atas kertas, namun siapa yang lebih efisien dalam penggunaan daya? Mari kita kupas tuntas perbedaannya.
Sekilas Tentang Aion V dan BYD Atto 3
Sebelum membahas efisiensi, kita perlu mengenal spesifikasi utama kedua mobil listrik ini.
Aion V hadir dengan motor listrik bertenaga 201 dk dan torsi 240 Nm. SUV listrik ini mengandalkan baterai berkapasitas 73,5 kWh, yang tergolong cukup besar di kelasnya. Dengan kapasitas tersebut, Mobil ini menjanjikan jarak tempuh yang kompetitif, terutama untuk penggunaan harian dan perjalanan jarak jauh.
Profil BYD Atto 3
Sementara itu, BYD Atto 3 juga dibekali motor listrik dengan daya 201 dk, namun torsinya lebih besar, mencapai 310 Nm. Mobil ini menggunakan baterai dengan kapasitas 60,48 kWh. Meski kapasitas baterainya lebih kecil dibandingkan Aion V, Atto 3 justru dikenal sangat efisien dalam mengelola konsumsi energi.
Perbandingan Efisiensi Energi
Efisiensi menjadi faktor penting karena memengaruhi biaya operasional jangka panjang. Mari kita lihat hasil pengujian keduanya.
Efisiensi Aion V di Rute Dalam Kota
Ketika diuji di jalur perkotaan, mobil tersebut hanya mampu mencatatkan konsumsi energi sekitar 8,1 km/kWh. Angka ini menunjukkan bahwa meski baterainya besar, konsumsi dayanya kurang optimal. Bagi pengendara yang sering berada di lalu lintas padat, efisiensi ini membuat jarak tempuh terasa lebih terbatas.
Efisiensi BYD Atto 3 di Rute Dalam Kota
Sebaliknya, BYD Atto 3 mencatatkan efisiensi 11,7 km/kWh di kondisi serupa. Perbedaan ini cukup signifikan. Dengan kapasitas baterai yang lebih kecil, Atto 3 justru mampu menempuh jarak lebih jauh dalam sekali pengisian. Inilah salah satu alasan mengapa banyak pengguna menganggap Atto 3 lebih hemat energi dibandingkan rivalnya.
Uji Efisiensi di Jalan Tol
Selain di perkotaan, mobil listrik juga perlu efisien di jalan tol.
Pada kecepatan konstan sekitar 90 km/jam, mobil ini hanya mencatatkan konsumsi 5,5 km/kWh. Angka ini memperlihatkan bahwa ketika melaju di kecepatan tinggi, efisiensi mobil ini semakin berkurang.
Performa BYD Atto 3 di Jalan Tol
Di sisi lain, BYD Atto 3 mampu mencapai 9,1 km/kWh pada kondisi serupa. Perbedaannya mencapai hampir dua kali lipat dibandingkan Aion V. Dari sini terlihat jelas bahwa Atto 3 unggul dalam efisiensi energi di berbagai medan, baik perkotaan maupun tol.
Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi
1. Bobot Kendaraan
Aion V memiliki bobot kotor 1.920 kg, sedangkan BYD Atto 3 hanya 1.750 kg. Selisih 170 kg ini cukup besar bagi mobil listrik. Semakin berat sebuah kendaraan, semakin banyak energi yang dibutuhkan untuk menggerakkannya.
2. Desain Aerodinamika
Selain bobot, desain bodi juga berperan penting. Atto 3 menggunakan desain yang lebih ramping dan modern, sehingga hambatan udara lebih kecil. Efeknya, konsumsi daya menjadi lebih efisien di kecepatan tinggi.
3. Teknologi Manajemen Energi
BYD dikenal dengan Blade Battery yang lebih aman dan efisien. Teknologi manajemen energi pada Atto 3 juga bekerja lebih cerdas, sehingga daya yang keluar bisa dioptimalkan untuk mendukung jarak tempuh lebih jauh.
Kenyamanan Berkendara: Aion V vs BYD Atto 3
Efisiensi memang penting, namun faktor kenyamanan juga tidak boleh diabaikan.
Interior dan Fitur Aion V
mobil futuristik yang satu ini menawarkan kabin yang lega dengan banyak fitur hiburan. Kapasitas baterai yang lebih besar juga membuat pengguna merasa lebih tenang saat menempuh perjalanan jauh.
Interior dan Fitur BYD Atto 3
BYD Atto 3 menghadirkan kabin futuristis dengan teknologi modern. Panel layar besar, sistem infotainment interaktif, serta kursi ergonomis menjadikan pengalaman berkendara lebih menyenangkan.
Biaya Kepemilikan dan Pengisian Daya
Bagi konsumen, efisiensi energi berdampak langsung pada biaya kepemilikan.
Biaya Operasional Aion V
Dengan konsumsi listrik sekitar 8,1 km/kWh di kota, pemilik mobil ini perlu lebih sering melakukan pengisian daya. Artinya, meski baterainya besar, biaya listrik bulanan bisa lebih tinggi.
Biaya Operasional BYD Atto 3
Sebaliknya, Atto 3 yang efisien mampu mengurangi frekuensi pengisian daya. Dengan jarak tempuh lebih jauh per kWh, pengeluaran listrik bulanan jadi lebih ringan.
Siapa yang Lebih Unggul?
Jika berbicara soal efisiensi, jelas BYD Atto 3 lebih unggul dibandingkan Aion V. Mobil ini menawarkan jarak tempuh lebih jauh baik di perkotaan maupun tol, dengan konsumsi energi yang lebih hemat.
Namun, Aion V tetap menarik bagi konsumen yang mengutamakan kapasitas baterai besar dan kabin luas. Jadi, pilihan akhirnya tergantung pada prioritas konsumen: efisiensi atau kapasitas baterai.
Baca Juga: Jaecoo J7 VS Hyundai Creta: Head-to-Head SUV Tercanggih di Indonesia
Dalam adu efisiensi Aion V vs BYD Atto 3, Atto 3 tampil sebagai pemenang berkat konsumsi energi yang lebih hemat. Mobil ini lebih cocok untuk pengguna harian di kota besar yang ingin mengurangi biaya operasional. Sementara itu, mobil dari Aion menawarkan keunggulan pada baterai besar yang bisa memberi rasa aman saat perjalanan jarak jauh.






Leave a Reply