VinFast VF3 yang dikenal sebagai mobil listrik mungil asal Vietnam ternyata tak luput dari masalah teknis. Baru-baru ini, seorang pemilik VinFast VF3 bernama Andy Garna membagikan pengalamannya lewat akun Instagram @andygarna. Dalam beberapa video reels, ia menunjukkan berbagai error yang muncul pada layar monitor mobil listrik barunya yang baru menempuh jarak 375 km.
Error Muncul, Mobil VinFast VF3 Tak Bisa Jalan

Menurut Andy, awalnya sang istri melaporkan bahwa mobil VinFast VF3 mereka tidak bisa jalan. Awalnya ia menduga sang istri lupa menginjak rem sebelum menggeser tuas transmisi. Tapi ternyata, saat Andy sendiri mencoba, transmisi mobil tetap tidak bisa digerakkan ke posisi D (Drive) maupun R (Reverse). Yang bisa hanya N (Neutral) dan P (Park).
Layar monitor utama mobil menunjukkan beberapa peringatan, seperti:
- 12V Battery Charging Fault
- Low Voltage Charging Vault
- Vehicle Control System Error
Meski kondisi mobil terlihat normal dan AC masih menyala, fitur utama untuk mengemudi justru tidak berfungsi.
Penanganan Awal dan Respons Dealer
Setelah melaporkan kejadian tersebut ke salesperson VinFast Bandung BKR, teknisi dari dealer datang ke rumah Andy. Namun, yang membuat Andy heran, teknisi hanya membawa tool box kecil dan tidak membawa scanner untuk membaca kode error.
Teknisi kemudian mencopot terminal negatif aki 12 volt dan memasangnya kembali setelah beberapa saat. Hasilnya, error menghilang dan mobil kembali bisa di gunakan. Namun keesokan harinya, masalah kembali muncul.
Andy pun kembali menghubungi dealer, yang kali ini menjanjikan pengiriman teknisi ke rumah. Sayangnya, teknisi tak kunjung datang. Akhirnya, pada tanggal 6 Juni 2025, VinFast VF3 miliknya harus di towing ke dealer untuk diperiksa lebih lanjut.
Lucunya, saat mobil hendak di naikkan ke towing, tiba-tiba error menghilang dan transmisi bisa masuk ke posisi Drive seolah mobil “ngambek” tapi tahu akan di bawa ke bengkel.

Penyebab Masalah dan Penjelasan Mekanik
Pada tanggal 9 Juni 2025, Andy datang langsung ke dealer VinFast Bandung BKR untuk menanyakan kondisi mobilnya. Mekanik yang menangani menyampaikan bahwa mereka telah:
- Menghapus DTC (Diagnostic Trouble Code)
- Memeriksa soket switch rem
Menurut mekanik, penyebab masalahnya adalah switch rem yang kurang menekan ke dalam, sehingga sistem mobil membaca bahwa pengemudi tidak sedang menginjak rem — padahal sebenarnya menginjak. Karena itulah mobil tidak mengizinkan perpindahan gigi ke D atau R.
Andy sendiri masih merasa perlu pengujian lebih lanjut, dan meminta agar mobil di simpan dulu di bengkel resmi VinFast untuk pemantauan lebih lanjut.
VinFast VF3 yang tampil stylish dan mungil memang punya daya tarik, namun kasus ini menjadi catatan penting bagi calon pembeli maupun pemilik agar memahami potensi kendala teknis yang bisa saja muncul, terutama soal sistem elektronik dan transmisi.
Jika kamu sedang mempertimbangkan untuk membeli VinFast VF3 atau sedang mengalami masalah serupa, pastikan untuk selalu dokumentasikan dan komunikasikan secara jelas ke pihak dealer agar mendapat penanganan yang tepat.






Leave a Reply