Harga Mobil Listrik Makin Murah? Jetour X20E Cuma Rp165 Jutaan!

Pasar mobil listrik Indonesia semakin bergairah. Setelah Wuling, Seres, dan BYD berhasil memikat masyarakat lewat model listrik terjangkau, kini giliran Jetour X20E yang menarik perhatian.

Mobil listrik ini muncul di laman Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) DKI Jakarta, tanda bahwa Jetour siap meluncurkannya ke pasar. Menurut data tersebut, harga dasar Jetour X20E berada di kisaran Rp165 jutaan untuk varian 300 km dan Rp175 jutaan untuk versi 410 km.

Harga itu menjadikan Jetour X20E sebagai salah satu mobil listrik paling murah di Indonesia saat ini. Tren ini memperlihatkan arah baru industri otomotif nasional yang terus bergerak menuju elektrifikasi massal dengan harga yang makin ramah di kantong.

Mengenal Jetour X20E: Mobil Listrik Kompak yang Lincah dan Modern

Jetour Motor Indonesia, anak brand dari Chery Group, memperkenalkan Jetour X20E di ajang GIIAS 2025. Saat itu, mobil ini hadir sebagai mobil listrik kompak untuk kebutuhan perkotaan.

Desainnya tampil dinamis dan futuristik. Bagian depan menggunakan grill tertutup khas EV, dipadukan dengan lampu LED pipih yang memberi kesan modern. Di belakang, garis horizontal mempertegas bodinya yang lebar dan kokoh.

Masuk ke dalam kabin, Jetour menawarkan interior bergaya minimalis dengan layar digital penuh dan sistem infotainment modern. Tata ruangnya efisien, sementara material interiornya ramah lingkungan. Kombinasi ini menciptakan suasana berkendara yang bersih dan futuristik.

Performa dan Efisiensi Jetour X20E

Jetour menghadirkan dua pilihan baterai untuk X20E agar konsumen bisa menyesuaikan kebutuhan jarak tempuh.

  • Varian pertama menempuh 300 km dalam satu kali pengisian penuh.
  • Varian kedua mencapai 410 km, cocok untuk perjalanan antarkota.

Kedua versi menggunakan baterai lithium-ion dengan sistem pendinginan modern. Teknologi ini menjaga performa tetap stabil saat lalu lintas padat atau cuaca panas. Selain itu, fitur fast charging mampu mengisi daya hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 45 menit.

Dari sisi tenaga, Jetour X20E menawarkan akselerasi responsif khas mobil listrik. Tenaga instan membuatnya lincah di jalan perkotaan, sementara handling yang presisi meningkatkan kenyamanan pengemudi.

Harga Jetour X20E Tekan Persaingan Mobil Listrik Murah

Masuknya Jetour X20E dengan harga dasar Rp165 jutaan langsung mengguncang segmen mobil listrik murah. Mobil ini akan bersaing dengan Wuling Air ev, Seres E1, dan BYD Atto 1 yang lebih dulu hadir di Indonesia.

Jika dihitung bersama pajak dan biaya tambahan, harga on the road Jetour X20E diperkirakan berada di kisaran Rp200 jutaan. Meski begitu, angka tersebut masih sangat menarik dibanding kompetitor di kelas yang sama.

Jetour menggunakan strategi harga agresif untuk menarik perhatian pembeli baru yang selama ini menganggap mobil listrik terlalu mahal. Dengan langkah ini, Jetour memperluas jangkauan pasar dan mengajak masyarakat lebih cepat beralih ke kendaraan listrik.

Strategi Jetour: Dengarkan Pasar Sebelum Meluncur

Menurut Moch Ranggy Radiansyah, Direktur Pemasaran PT Jetour Motor Indonesia, X20E saat ini masih berada pada tahap perkenalan. Jetour ingin mempelajari lebih dalam respons calon konsumen sebelum resmi menjualnya.

“Kami menyediakan unit test drive versi setir kanan agar pengunjung bisa mencoba langsung. Kami ingin mendengar masukan mereka terkait fitur dan kenyamanan mobil,” ujarnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Jetour tidak sekadar ingin menjual produk. Mereka berusaha memahami kebutuhan pengguna Indonesia terlebih dahulu—mulai dari setir kanan, kebutuhan jarak tempuh, hingga fitur lokal yang relevan untuk aktivitas harian di kota besar.

Peluang Besar di Segmen Mobil Listrik Terjangkau

Permintaan terhadap kendaraan listrik di Indonesia terus tumbuh seiring dukungan kuat dari pemerintah. Program insentif, keringanan pajak, dan pembangunan infrastruktur charging station membuat masyarakat semakin tertarik menggunakan EV.

Dalam kondisi tersebut, Jetour X20E memiliki peluang besar untuk mencuri perhatian. Mobil ini memadukan harga kompetitif, desain menarik, dan daya jelajah efisien. Ketiganya menjadikannya calon kuat di pasar mobil listrik murah.

Selain itu, kehadiran Jetour memperluas pilihan konsumen yang sebelumnya terbatas. Dengan jaringan penjualan dan layanan purnajual yang sedang dikembangkan, Jetour berpotensi menjadi pemain penting dalam ekosistem kendaraan listrik nasional.

Persaingan Mobil Listrik 2025 Semakin Panas

Tahun 2025 menjadi ajang pembuktian bagi banyak merek mobil listrik. Selain Jetour, ada Wuling, BYD, Hyundai, dan Chery yang memperkenalkan produk baru di berbagai kelas. Persaingan yang ketat membuat produsen berlomba menurunkan harga agar lebih terjangkau.

Dulu, mobil listrik identik dengan harga tinggi di atas Rp400 juta. Kini, dengan hadirnya Jetour X20E, masyarakat bisa mendapatkan kendaraan listrik berfitur lengkap di kisaran Rp200 juta.

Situasi ini jelas menguntungkan konsumen. Harga baterai yang terus turun dan teknologi yang semakin efisien membuat mobil listrik semakin mudah dimiliki. Dalam waktu dekat, mobil listrik berpotensi menjadi pilihan utama bagi keluarga muda Indonesia.

Jetour X20E dan Harapan Konsumen Indonesia

Setelah menerima masukan dari calon pengguna, Jetour berencana meluncurkan X20E secara resmi pada pertengahan 2026. Perusahaan ini menargetkan kendaraan listrik yang benar-benar cocok untuk pasar lokal, baik dari sisi kenyamanan, efisiensi, maupun daya tahan.

Jika Jetour mampu mempertahankan harga rendah dengan kualitas tinggi, X20E bisa menjadi pionir dalam kategori mobil listrik murah. Keberadaannya akan membantu mempercepat transisi Indonesia menuju mobilitas hijau dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Baca Juga: JAECOO J8 Bikin Geger, Pecahkan Rekor MURI dengan Jarak Tempuh Ekstrem!

Jetour X20E, Awal Baru Mobil Listrik Murah di Indonesia

Kehadiran Jetour X20E menandai babak baru industri mobil listrik Indonesia. Dengan harga mulai Rp165 jutaan, desain kompak, dan jarak tempuh hingga 410 kilometer, mobil ini membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati kendaraan listrik.

Persaingan yang makin ketat justru mendorong inovasi dan menekan harga di pasar. Jetour berhasil menempatkan dirinya sebagai pemain baru yang berani bersaing di segmen harga terjangkau.

Langkah ini bukan hanya memperluas pilihan konsumen, tetapi juga membawa Indonesia selangkah lebih dekat menuju masa depan otomotif yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan.

Eksplorasi konten lain dari Teman Mobil

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca