
Image: Ferari
Ferrari selalu identik dengan performa buas, suara mesin yang menggugah adrenalin, serta citra supercar yang haus bahan bakar. Namun kali ini, Ferrari berhasil mematahkan stigma tersebut lewat Ferrari Amalfi. Mobil sport bergaya grand tourer ini tidak hanya menawarkan akselerasi brutal dan kecepatan puncak tinggi, tetapi juga menyuguhkan efisiensi konsumsi BBM yang tergolong ramah untuk kelasnya.
Karena itu, Ferrari Amalfi hadir sebagai paket lengkap. Di satu sisi, mobil ini mampu memanjakan pengemudi yang haus performa. Di sisi lain, Ferrari tetap memikirkan aspek jarak tempuh agar pengalaman berkendara terasa lebih lama dan lebih menyenangkan. Inilah alasan mengapa banyak penggemar otomotif menilai sebagai supercar yang “menang banyak”.
Ferrari Amalfi cocok digunakan untuk perjalanan jauh tanpa mengorbankan sensasi berkendara khas Ferrari.
Selain itu, Ferrari memilih konfigurasi mesin depan dengan penggerak roda belakang. Konsep ini membuat distribusi bobot terasa lebih seimbang sekaligus memberikan karakter berkendara yang lebih natural saat melaju di kecepatan tinggi.
Dengan pendekatan tersebut, tidak hanya cocok untuk lintasan lurus atau sirkuit, tetapi juga ideal untuk perjalanan lintas kota dan lintas provinsi.
Performa Ferrari Amalfi: Kencang Tanpa Kompromi
Akselerasi Brutal, Ciri Khas Ferrari
Ferrari Amalfi mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar 3,3 detik. Angka ini menegaskan bahwa Ferrari tidak mengurangi DNA performa sedikit pun. Bahkan, mobil ini sanggup menembus kecepatan puncak sekitar 320 km/jam, sebuah angka yang menempatkannya sejajar dengan supercar kelas atas.
Namun yang menarik, tidak hanya mengandalkan tenaga besar. Ferrari juga mengoptimalkan respons throttle, rasio transmisi, serta karakter mesin agar tenaga terasa instan di berbagai kondisi jalan.
Sensasi Berkendara yang Tetap Nyaman
Selain cepat, Ferrari Amalfi juga memberikan sensasi berkendara yang lebih bersahabat. Ferrari menyetel suspensi agar tetap stabil saat dipacu, tetapi tetap nyaman ketika melaju santai. Dengan begitu, pengemudi bisa menikmati mobil ini dalam berbagai situasi, mulai dari penggunaan harian hingga perjalanan jarak jauh.
Konsumsi BBM Ferrari Amalfi: Supercar yang Tidak Boros
Angka Konsumsi BBM yang Mengejutkan
Dalam catatan spesifikasi, Mobil ini mencatat konsumsi BBM kombinasi sekitar 11,2 liter per 100 km, atau setara dengan 8,9 km per liter. Angka ini jelas tergolong irit untuk mobil dengan performa setinggi ini.
Bahkan, jika dibandingkan secara kasar, konsumsi BBM bisa setara dengan MPV bermesin 2.0 liter seperti Toyota Kijang Innova bensin. Tentu saja, perbandingan ini tidak bertujuan menyamakan kelas, melainkan menunjukkan seberapa efisien Ferrari mengolah tenaga besar agar tetap rasional dalam konsumsi bahan bakar.
Bukan Sekadar Irit, Tapi Lebih Efisien
Ferrari Amalfi memang bukan mobil yang diciptakan untuk menghemat pengeluaran BBM. Namun, Ferrari memahami bahwa efisiensi tetap memegang peran penting. Semakin efisien sebuah mobil, semakin jauh jarak tempuhnya, dan semakin lama pula kesenangan yang bisa dirasakan pengemudi.
Karena itulah, Ferrari Amalfi tidak hanya fokus pada angka konsumsi, tetapi juga pada range atau jarak tempuh yang bisa dicapai dalam sekali pengisian.
Baca Juga: Impresi Singkat Nyobain Geely EX2, Pas Banget Buat Mobilitas Kota
Kapasitas Tangki Besar, Range Lebih Panjang
Tangki 80 Liter yang Menguntungkan
Ferrari membekali Ferrari Amalfi dengan tangki bahan bakar berkapasitas 80 liter. Kapasitas ini tergolong besar untuk mobil sport. Dengan konsumsi BBM sekitar 8,9 km/l, Ferrari Amalfi secara teoritis mampu menempuh jarak hingga 712 km dalam satu tangki penuh.
Angka tersebut memberikan keuntungan besar bagi pemilik. Pengemudi tidak perlu terlalu sering berhenti untuk mengisi BBM, sehingga perjalanan terasa lebih efisien dan lebih menyenangkan.
Perjalanan Jauh Jadi Lebih Masuk Akal

Image: ferari
Dengan jarak tempuh tersebut, Ferrari Amalfi sanggup melahap rute Jakarta–Yogyakarta dalam satu kali pengisian bahan bakar, bahkan masih menyisakan cadangan. Tentu saja, jarak tempuh ini bergantung pada gaya mengemudi. Namun, dalam penggunaan wajar, Ferrari Amalfi jelas menawarkan fleksibilitas yang jarang dimiliki supercar.
Ferrari Amalfi untuk Daily Drive? Sangat Mungkin
Bukan Sekadar Mobil Akhir Pekan
Banyak supercar terasa melelahkan ketika gunakan harian. Namun Ferrari Amalfi menawarkan karakter berbeda. Posisi duduk yang ergonomis, kabin yang relatif nyaman, serta respons mesin yang halus membuat mobil ini tetap ramah untuk penggunaan sehari-hari.
Selain itu, efisiensi BBM yang masuk akal membuat pemilik tidak perlu merasa “bersalah” setiap kali menggunakannya di jalan umum.
Tetap Menyenangkan Saat tepacu
Meski ramah tergunakan santai, tetap berubah buas ketika pengemudi menginjak pedal gas lebih dalam. Mesin langsung merespons, suara knalpot menggema, dan akselerasi terasa agresif. Dengan kata lain, mampu beradaptasi dengan mood pengemudi.
Konsumsi BBM vs Gaya Mengemudi
Santai Lebih Hemat, Agresif Lebih Boros
Ferrari Amalfi mencatat angka konsumsi BBM terbaik ketika pengemudi mengadopsi gaya berkendara wajar. Namun, ketika pengemudi sering memacu mesin hingga redline atau membawa mobil ke track day, konsumsi BBM tentu akan meningkat.
Meski begitu, hal ini terasa wajar. Setiap supercar akan menunjukkan karakter boros ketika terpacu ekstrem. Namun setidaknya, memberikan opsi untuk tetap efisien.
Posisi Ferrari Amalfi di Pasar Indonesia
Jadwal Peluncuran Resmi
Ferrari berencana menghadirkan Ferrari Amalfi secara resmi di Indonesia pada kuartal pertama 2026, sekitar bulan April hingga Mei. Kehadiran ini tentu akan memperkaya lini Ferrari di Tanah Air, khususnya di segmen grand tourer berperforma tinggi.
Daya Tarik bagi Konsumen Indonesia
Pasar Indonesia menunjukkan ketertarikan besar terhadap mobil performa tinggi yang tetap nyaman untuk digunakan. Karena itu, Mobil ini berpotensi menarik perhatian kolektor maupun penggemar otomotif yang menginginkan supercar dengan karakter lebih fleksibel.
Ferrari Amalfi dan Filosofi “Menang Banyak”
Ferrari Amalfi benar-benar mencerminkan filosofi “menang banyak”. Mobil ini menawarkan performa luar biasa, desain khas Ferrari, serta konsumsi BBM yang relatif efisien. Selain itu, kapasitas tangki besar membuat jarak tempuh semakin panjang, sehingga pengalaman berkendara terasa lebih maksimal.
Ferrari berhasil membuktikan bahwa supercar tidak harus selalu identik dengan boros dan tidak praktis. Dengan pendekatan cerdas,tampil sebagai mobil sport yang tetap rasional tanpa mengorbankan emosi.
Baca Juga: Kenalan Yuk Sama BAIC BJ41, SUV Hybrid Baru yang Siap Masuk Indonesia
Supercar Kencang yang Tetap Masuk Akal
Ferrari Amalfi hadir sebagai jawaban bagi pecinta performa yang juga menginginkan efisiensi. Dengan akselerasi 0–100 km/jam dalam 3,3 detik, kecepatan puncak 320 km/jam, konsumsi BBM sekitar 8,9 km/l, serta jarak tempuh hingga 712 km, mobil ini menawarkan kombinasi yang sulit tertandingi.
Singkatnya, Mobil ini bukan sekadar cepat. Mobil ini juga cerdas, efisien, dan menyenangkan untuk digunakan dalam berbagai skenario. Tidak heran jika layak sebagai supercar yang benar-benar “menang banyak”.






Leave a Reply