Kenalan Yuk Sama BAIC BJ41, SUV Hybrid Baru yang Siap Masuk Indonesia

Setelah resmi menghadirkan BAIC BJ40 bermesin bensin di Indonesia, BAIC ternyata belum berhenti. Pabrikan asal China ini sudah memastikan bakal membawa varian elektrifikasi pertama dari keluarga BJ-Series, yakni BAIC BJ41.

SUV ini mengusung teknologi Range Extender Electric Vehicle (REEV) dan diproyeksikan meluncur di Indonesia pada akhir 2026 atau awal 2027, setelah versi setir kanan siap diproduksi.


BAIC BJ41, Versi Elektrifikasi dari BJ40

Alasan Nama BJ41

Chief Executive Officer BAIC Indonesia, Johnnathan Salim, menjelaskan bahwa BJ41 sejatinya adalah BJ40 Pro REEV. Pergantian nama di lakukan agar konsumen Indonesia tidak bingung membedakan antara versi bensin dan elektrifikasinya.

BAIC juga memastikan bahwa varian yang akan dibawa ke Indonesia adalah model REEV dengan penggerak empat roda (4WD).


BAIC BJ41 Teknologi REEV: Hybrid Tapi Tetap Rasa EV

Mesin Bensin BAIC BJ41 Hanya Sebagai Generator

Secara teknis, mobil ini tetap mempertahankan DNA SUV tangguh dengan konstruksi body-on-frame. Bedanya, SUV ini mengusung sistem EREV (Extender Range Electric Vehicle).

Mesin bensin 1.5 liter turbo di BJ41 tidak menggerakkan roda, melainkan berfungsi sebagai generator untuk menyuplai daya ke motor listrik.

Dua Motor Listrik, Tenaga Besar

Penggerak BJ41 sepenuhnya mengandalkan dua motor listrik di depan dan belakang. Total outputnya tergolong buas:

  • Tenaga gabungan: 403 kW (sekitar 540 TK)
  • Torsi: 655 Nm

Akselerasi 0–100 km/jam di klaim hanya 5,5 detik, angka yang terbilang agresif untuk SUV dengan bobot lebih dari 2,6 ton.


BAIC BJ41: Efisiensi dan Jarak Tempuh Jadi Nilai Jual

Konsumsi BBM BAIC BJ41 Super Irit

Berkat sistem EREV, efisiensi BAIC BJ41 terbilang sangat tinggi. Berdasarkan standar WLTC, konsumsi bahan bakarnya di klaim hanya 1,39 liter per 100 km.

Jarak Tempuh Hingga 1.200 Km

Untuk urusan daya jelajah:

  • Jarak tempuh listrik murni: hingga 152 km
  • Total jarak tempuh (CLTC): mencapai 1.200 km

Semua itu di topang oleh baterai lithium ternary berkapasitas 40,3 kWh.

Fast Charging 30 Menit

Soal pengisian daya, BJ41 sudah mendukung DC fast charging. Baterai bisa di isi dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit.


Desain Lebih Modern, Tetap Berjiwa Off-Road

Tampang Lebih Halus dari BJ40

Dari sisi desain, BAIC BJ41 tampil lebih modern dibanding BJ40. Bentuk bodinya di buat lebih membulat, sehingga terlihat lebih ramah untuk penggunaan urban.

Salah satu detail uniknya adalah penggunaan pintu frameless, fitur yang jarang di temui di SUV ladder frame. Elemen ini memberi kesan futuristis sekaligus membedakan BJ41 dari SUV off-road konvensional.

Perpaduan Off-Road dan Urban

Kombinasi desain modern dan konstruksi tangguh membuat BJ41 terlihat memadukan karakter off-road dengan gaya urban yang lebih halus—cocok untuk konsumen yang ingin tampil beda.


Harga Global dan Potensi di Indonesia

Harga di China

Di pasar China, BAIC BJ41 EREV dipasarkan dengan harga:

  • 224.800 – 244.800 yuan
  • Setara sekitar Rp 527 juta – Rp 574 juta

Potensi di Pasar Tanah Air

Jika nantinya masuk Indonesia dengan positioning yang tepat, BJ41 bisa menjadi alternatif menarik di segmen SUV hybrid tangguh, terutama bagi konsumen yang menginginkan:

  • Tenaga besar
  • Jarak tempuh panjang
  • Kemampuan off-road
  • Tapi tetap ramah untuk penggunaan harian

SUV Hybrid Tangguh yang Layak Ditunggu

BAIC BJ41 hadir sebagai langkah serius BAIC menuju elektrifikasi di Indonesia. Dengan teknologi REEV, performa besar, efisiensi tinggi, dan desain yang lebih modern, SUV ini punya potensi besar untuk mencuri perhatian.

Kalau realisasinya sesuai rencana, akhir 2026 atau awal 2027 bakal jadi momen menarik bagi pasar SUV hybrid di Tanah Air.

Christian David
Content Writer & Car Enthusiast.

Eksplorasi konten lain dari Teman Mobil

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca