Produsen mobil listrik asal China, Nio, kembali mencuri perhatian dengan menyiapkan SUV listrik terbaru bernama Nio ES9. Mobil ini diklaim bakal menjadi SUV listrik paling bongsor di China, sekaligus model flagship baru yang posisinya berada di atas Nio ES8.
Mengutip laporan dari Carnewschina, Nio ES9 di rancang untuk menyasar konsumen keluarga besar hingga kalangan atas yang menginginkan SUV listrik dengan dimensi ekstra besar, kabin super lega, serta performa buas khas kendaraan premium.
Dimensi Nio ES9 Benar-Benar Raksasa
Berdasarkan data resmi dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China, ukuran Nio ES9 langsung mencuri perhatian karena jauh lebih besar di banding ES8.
SUV listrik ini memiliki panjang 5.365 mm, lebar 2.029 mm, dan tinggi 1.870 mm. Angka tersebut membuat ES9 lebih panjang 85 mm, lebih lebar 29 mm, dan lebih tinggi 70 mm di bandingkan ES8.
Wheelbase Panjang, Kabin Dijamin Super Lega
Tak hanya bodinya yang besar, jarak sumbu roda Nio ES9 juga membengkak hingga 3.250 mm. Dengan wheelbase sepanjang ini, ES9 di gadang-gadang menawarkan ruang kabin yang sangat lapang, cocok untuk kebutuhan keluarga besar maupun pengguna yang mengutamakan kenyamanan baris kedua dan ketiga.
Sebagai perbandingan, ukuran ES9 berada di antara Cadillac Escalade standar dan Escalade ESV, bahkan dengan wheelbase yang lebih panjang. Ini menunjukkan ambisi Nio untuk bermain di segmen SUV full-size premium.
Desain Tetap Khas Nio, Aura Premium Makin Kental
Secara tampilan, Nio ES9 tetap mempertahankan bahasa desain khas keluarga Nio. Namun, proporsinya yang besar membuat kesan gagah dan mewah terasa lebih kuat.
Wajah Tegak dan LiDAR di Atap
Bagian depan ES9 tampil lebih tegak dengan desain yang tegas. Lampu DRL terpisah menjadi ciri khas, di padukan dengan modul LiDAR yang menonjol di atap, menandakan kesiapan mobil ini untuk fitur bantuan berkendara canggih.
Sentuhan desain tersebut mempertegas posisi ES9 sebagai SUV listrik kelas atas di jajaran Nio.

Performa Buas dengan Dua Motor Listrik
Di balik bodinya yang besar, mobil ini di bekali dua motor listrik yang menjanjikan performa impresif. Motor depan menghasilkan tenaga 241 dk, sementara motor belakang menyumbang 456 dk.
Jika di gabungkan, total tenaganya mencapai 697 dk dengan torsi puncak 700 Nm. Angka ini menempatkan ES9 sebagai SUV listrik jumbo yang tidak hanya besar, tapi juga bertenaga.
Baterai 102 kWh dan Andalan Battery Swap
Sumber tenaga ES9 berasal dari baterai berkapasitas 102 kWh yang di pasok oleh CATL. Untuk urusan pengisian daya, Nio tetap mengandalkan keunggulan jaringan battery swap miliknya.
Dengan sistem ini, pengguna bisa mengganti baterai hanya dalam waktu sekitar tiga menit, tanpa perlu menunggu lama seperti pengisian daya konvensional. Fitur ini menjadi salah satu nilai jual utama Nio di banding kompetitor SUV listrik lainnya.
Kapan Nio ES9 Meluncur?
Peluncuran resmi Nio ES9 di perkirakan akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan di pasar China. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah SUV listrik jumbo ini akan di pasarkan secara global atau tetap eksklusif untuk pasar domestik.
Dengan dimensi raksasa, performa buas, dan teknologi khas Nio, ES9 berpotensi menjadi standar baru di segmen SUV listrik full-size premium. Tinggal menunggu waktu apakah mobil ini juga akan meramaikan pasar internasional.






Leave a Reply